MENAMBAH WAWASAN, SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN TANPA MENGHILANGKAN HIBURAN


Breaking News
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts

Sunday, 19 February 2017

Ibu, Tak Salah Jika Engkaulah Yang Menggenggam Kunci Surga


Oleh: Yasin Bin Malenggang dari SPINMOTION (Single Parents Indonesia in Motion)


 Hasil gambar untuk ibu

Tiga hari ini saya tidak menulis tapi membaca. Karena menulis tanpa membaca seperti menyanyi tanpa meniti tangga nada. Sumbang tiada harmoni di dalamya. Dan tiga hari ini saya belajar membaca bukan hanya dengan pupil mata untuk melihat, tapi juga dengan teropong hati untuk berempati. Tiga hari ini pun saya membaca bait-bait syair kehidupan manusiawi yang tak terperi. Syair kehidupan para perempuan terdzolimi yang berhasil berdiri tegak dengan berbagai upaya, cara dan jalan mereka sendiri - sendiri.

Perempuan pertama bercerita, "Bukan sekali, bukan 17 kali, tapi sudah 'ping seket buntet' aku dikhianati sampai akhirnya aku mendapatkan persetujuan dari anakku satu - satunya untuk melepaskan diriku dari mantan suami." Lalu perempuan kedua bercerita tak mau kalah, "Pagi ini, mantan suamiku mengancam, mengintimidasi dan menerorku kembali. Dia hendak merebut hak asuh anak-anak dariku, untuk kemudian diberikan pada keluarga mapan yang mau mengadopsi."
Melanjutkan ceritanya, perempuan pertama berceloteh, "Mantan suamiku, tiga kali kupergoki di hotel bersama tiga wanita yang berbeda dan tiga kali pula aku mengampuninya. Kenapa? Anak laki-lakiku tak mau kehilangan ayahnya dan malu menjadi anak broken home. Sampai akhirnya, anakku menyadari sendiri bahwa dia pun tak pernah menjadi nomor satu bagi ayahnya. Bahkan hanya berada di nomor kesekian di hati dan pikiran ayahnya. Akhirnya dia memintaku untuk berpisah dari ayahnya." Perempuan kedua kembali berkeluh kesah, "Dia kembali, setelah gagal dalam hubungannya dengan perempuan yang telah membuatnya meninggalkanku dan ketiga anak-anak kecil kami. Dan kini justru dia kembali untuk merebut anak-anak lalu memberikan mereka kepada keluarga kaya untuk diadopsi."
Bacaan akan syair kehidupan para perempuan, para ibu, para janda yang diperlakukan sedemikian 'asal dan sembarangan' oleh para mantan suaminya. Mereke awalnya berjanji sehidup semati mengarungi samudera kehidupan ini. Namun, kenyataan di tengah perjalanan, perubahan yang sangat bertolak belakang terjadi. Para laki-laki, para suami dan para ayah yang diharapkan menjadi pemelihara, pelindung dan pahlawan pembela, berubah menjadi 'momok' menakutkan bagi istri dan anak-anak mereka.
Yang saya ceritakan barulah dua contoh syair kehidupan yang dalam tiga hari ini. Makna yang harus dipahami dari kedua cerita di atas masih sangat samar terbaca. Namun setidaknya ada satu pesan kuat yang tersampaikan kepada saya, bahwa mereka adalah perempuan-perempuan yang kuat menjalani ujian terberat kedua setelah kelahiran anak-anak mereka. Lebih kuat dari apa yang selama ini dibayangkan oleh saya, sebagai laki-laki dan sekaligus duda beranak dua.
Pantas jika kepada para perempuan disematkan 'kunci surga' bagi anak-anak mereka. Namun masih saja banyak laki-laki yang justru menciptakan 'neraka' bagi mereka. Walau kenyataannya kemudian, para perempuan itu bisa keluar dari 'neraka' yang diciptakan untuk mereka dengan tetap kuat dan tegar  bersama anak-anaknya. Maka belajarlah kepada para perempuan, para ibu, para pejuang yang rela menahan panasnya 'neraka' dunia, lalu keluar selamat darinya dengan berbagai macam pedih dan luka. Karena di dalam hatinya mereka selalu menggenggam 'kunci surga' bagi diri mereka sendiri, yakni anak-anaknya.
Dituliskan oleh Yasin bin Malenggang
Read more ...

Bahagia Itu Sederhana

bahagia-itu-sederhana

Setiap orang punya standar kebahagiaan masing-masing. Mungkin hari ini yang membuatnya bahagia adalah ketika bisa menyelesaikan tugas lebih cepat dari biasanya. Namun di kesempatan lain, kebahagian bisa diperoleh saat mendapatkan tantangan baru yang menjanjikan prestasi lebih baik.
Jauh di seberang sana, mereka yang hidup sederhana sudah merasa bahagia luar biasa ketika mendapatkan sepiring nasi dan lauk, meski belum ada jaminan esok hari bisa mendapat makan layak.
Bahagia memang bukan hanya milik orang tertentu. Kebahagiaan ada di mana-mana karena milik semua orang.
Suatu penelitian menyebutkan bahwa orang yang selalu membanding-bandingkan kekayaan/ jabatannnya dengan kerabat atau teman dekatnya, cenderung tidak bahagia dan kerap merasa kecewa.
Lantas, bagaimana menemukan kebahagiaan itu? Sebenarnya, bahagia itu sederhana. Kunci kebahagiaan terletak pada sikap kita. Dengan mensyukuri segala sesuatu yang kita miliki, dan berjuang sepenuh hati untuk tujuan yang besar & positif, maka kebahagiaan akan selalu mengalir di kehidupan kita.
Jangan mencari kesempurnaan, tapi sempurnakan apa yang telah ada. Jangan terus menyesali apa yang hilang, tapi fokuslah pada apa yang telah kita miliki. Bahagia itu sederhana.
Read more ...

Kata-Kata Terakhir Steve Jobs Sebelum Meninggal Dunia


steve-jobs

Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan, seakan-akan harta dan diriku tidak terpisahkan, karena selain kerja, hobiku tak banyak.
Saat ini aku berbaring di rumah sakit, merenungi jalan kehidupanku, kekayaan, nama, dan kedudukan, semuanya itu tidak ada artinya lagi.
Malam yang hening, cahaya dan suara mesin di sekitar ranjangku, bagaikan nafasnya maut kematian yang mendekat pada diriku.
Sekarang aku mengerti, seseorang asal memiliki harta secukupnya untuk digunakan dirinya saja itu sudah cukup. Mengejar kekayaan tanpa batas itu bagaikan monster yang mengerikan.
Tuhan memberi kita organ-organ perasa, agar kita bisa merasakan cinta kasih yang terpendam dalam hati kita yang paling dalam. Tapi bukan kegembiraan yang datang dari kehidupan yang mewah — itu hanya ilusi saja.
Harta kekayaan yang aku peroleh saat aku hidup, tak mungkin bisa aku bawa pergi. Yang aku bisa bawa adalah kasih yang murni yang selama ini terpendam dalam hatiku. Hanya cinta kasih itulah yang bisa memberiku kekuatan dan terang.
Ranjang apa yang termahal di dunia ini? Ranjang orang sakit. Orang lain bisa bukakan mobil untukmu, orang lain bisa kerja untukmu, tapi tidak ada orang bisa menggantikan sakitmu. Barang hilang bisa didapat kembali, tapi nyawa hilang tak bisa kembali lagi. Saat kamu masuk ke ruang operasi, kamu baru sadar bahwa kesehatan itu betapa berharganya.
Kita berjalan di jalan kehidupan ini. Dengan jalannya waktu, suatu saat akan sampai tujuan. Bagaikan panggung pentas pun, tirai panggung akan tertutup, pentas telah berakhir.
Yang patut kita hargai dan sayangi adalah hubungan kasih antar keluarga, cinta akan suami-istri dan juga kasih persahabatan antar-teman.
Read more ...

Saturday, 4 February 2017

Kata Yang Menakutkan Itu Adalah Kapan

Cerita motivasi kata yang menakutkan itu adalah kapan, kenapa? Pertanyaannya adalah Kapan ? “Kapan lulus? , Kapan menikah? , Kapan punya anak?”
kata yang menakutkan itu adalah kapan
Kata ini menjadi salah satu momok yang paling tidak ingin didengar oleh banyak orang, bahkan bagi sebagian orang kapan adalah kata yang menakutkan. Meski tidak semuanya, namun setidaknya sebagian besar dari kita, barangkali kamu juga menjadi salah satu merasakannya.
Rentetan kata kapan ini terasa tidak ada habisnya, bahkan meski kita telah melakukan berbagai kapan yang kita dengar sebelumnya, namun akan selalu ada kapan berikutnya. Begitu terus, dan seolah tak pernah habis untuk didengar. Lalu, haruskah kita selalu merasa jengkel setiap kali mendengar kata kapan tersebut terlontar dari mulut seseorang yang ada di sekitar kita?

Menghindar bukan pilihan yang tepat

Saat kita begitu jengkel atau tidak menyukai suatu hal, maka reaksi paling alami dan sering kita lakukan adalah menghindarinya. Hal tersebut tentu sangat manusiawi, sebab tak seorangpun ingin berada di sebuah tempat yang salah, bukan?
Hal yang sama juga akan selalu kita lakukan untuk menghindari kata kapan yang mungkin saja telah terlalu sering kita dengar. Bukan hanya dari teman saja, namun kata ini bisa saja selalu terlontar dari mereka yang begitu dekat dengan kita, keluarga dan kerabat misalnya. Enggan dan tidak ingin selalu tersudut dengan pertanyaan yang sama dari mereka, maka kita akan seringkali menghindari untuk bertemu dengan mereka di dalam berbagai kesempatan.
Jika kita melakukan hal ini terlalu sering, maka lama kelamaan kita akan lebih berani dan memilih untuk tidak hanya sekedar menghindari kontak di sebuah pertemuan saja. Namun, bisa saja kita malah menjadi sangat jarang mendatangi sebuah acara, meski itu merupakan sebuah acara yang penting bagi keluarga. Kita akan mencari berbagai alasan untuk tidak menghadirinya, bahkan meski alasan tersebut juga terkadang terlalu mangada-ada, namun kita akan tetap melakukannya.
Berhentilah untuk melakukan hal-hal seperti ini, sebab kita akan banyak kehilangan momen berharga dengan orang-orang yang kita cintai. Bayangkan, bagaimana kecewanya seorang sepupu dekat yang tidak kita hadiri acara pernikahannya, atau bagaimana kecewanya salah seorang kerabat dekat kita yang sangat menantikan kehadiran kita di pesta ulang tahun putrinya. Orang-orang yang mengundang kita mungkin bukan yang sedang kita hindari, namun kerabat lainnya yang akan hadir di tempat yang sama pada acara tersebutlah yang sedang kita hindari. Lalu, apa salah mereka yang telah mengundang kita ke acara tersebut?

Ini tentang diri sendiri, bukan mereka

Jangan selalu berupaya kabur dari kenyataan, bahkan dengan selalu menghindari kata kapan yang telah begitu lekat pada pendengaran. Jika seseorang selalu menanyakan hal tersebut kepada kita, maka anggap saja itu sebagai sebuah bentuk perhatiannya atas apa yang sedang kita lalui dan alami saat ini. Tidak perlu tersinggung atau marah ketika mengahadapi berbagai pertanyaan ini, apalagi jika ternyata kita memang berada pada kondisi yang seperti itu adanya, misalnya: belum lulus hingga tahun ke delapan, atau bahkan belum memiliki pasangan di usia yang hampir menginjak empat puluhan.
Read more ...

KISAH 3 ORANG TUKANG BANGUNAN

KISAH 3 ORANG TUKANG BANGUNAN


Di sebuah desa kecil ada seorang anak yang sedang berjalan melintasi lokasi yang akan dibangun sebuah sekolah. Anak itu melihat ada 3 orang yang sedang bekerja disana.

"Pak, sedang mengerjakan apa?" tanya anak itu kepada tukang pertama.

"Kamu bisa lihat sendiri, saya ini seorang tukang, saya sedang mengerjakan pekerjaan saya sebagai tukang bangunan" jawabnya.

Lalu anak itu menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang kedua "Pak, sedang mengerjakan apa?"

"Saya sedang membantu sekolahan ini membuat gedung sekolah." jawab tukang kedua.

Lalu anak itu juga menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang ketiga "Pak, sedang mengerjakan apa?"

Tukang ketiga menjawab, "Saya sedang membangun mimpi anak-anak di desa ini supaya mereka berani bermimpi lebih tinggi dan meraih cita-citanya, sehingga mereka membawa manfaat di masyarakat."

-------------------

Kawan, itulah visi.. kita mungkin melakukan hal yang sama persis dengan rekan kerja kita, kita mungkin melakukan bisnis yang sama dengan rekan maupun pesaing-pesaing kita. Tapi milikilah visi yang jauh didepan sana dan mampu menggetarkan jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya.

Tanyakan kepada diri kita sendiri, apakah pekerjaan yang kita lakukan saat ini hanya untuk mengisi perut bulan depan?

Terlebih ibadah kita, apakah hanya untuk menggugurkan kewajiban? ataukah kita memiliki visi yang jauh untuk di akhirat nanti?

--------------

diambil dari status Ardho Fortana
Read more ...

Seorang Tukang Becak Berhati Mulia dan Tanpa Pamrih

Kisah Inspirasi : Seorang Tukang Becak Berhati Mulia dan Tanpa Pamrih

[Kisah Inspirasi], Kisah nyata ini terjadi di ITC Gembong Surabaya, seorang yang melihatnya langsung memposting semua foto ini di akun Facebook-nya.

Saat itu pukul 23.05 seorang bapak tua tukang becak ini berhenti pas di depan itc,bapak tua ini turun dan  menurunkan bongkahan batu aspal dan menaruhnya dibeberapa jalan yang berlubang.

Setelah beberapa kali mondar-mandir dari becak ke jalan berlubang tadi saat dirasa pas bapak tua ini mengambil hammer (palu besar) untuk meratakan bongkahan batu aspal td setelah semua rata bapak ini duduk sebentar sembari mengipas-ngipaskan topi hitam miliknya sembari berucap ‘alhamdulillah’.

Saya pun akhirnya mengampiri bapak tua ini dan duduk disamping beliau serta menawarkan rokok kepada beliau, saya bertanya ‘bapak dari dinas kota kah kok meratakan jalan dan cuma memakai becak?? bukankah dinas kota punya fasilitas???

Bapak tua ini menjawab ” bukan mas,saya tukang becak biasa..,”

Saya heran dan bertanya lagi” lha bapak digaji berapa?dan ikut siapa?”

Bapak tua ini menjawab ” saya gak kerja sama siapa2 dan tidak digaji siapa2..,”

Saya makin penasaran dan bertanya lagi” lha bapak nglakuin ini gak dibayar kok mau,bukan kah sudah jd tanggung jawab pemerintah kota,kan kita jg bayar pajak untuk pembangunan kota jg?”

Bapak tua ini tersenyum dan berkata “gak papa mas, ini sudah jadi hobby saya tiap malam..,setelah cari rejeki dengan menjadi tukang becak,malamnya saya selalu mencari bongkahan batu aspal,buat nutup jalan yg berlobang..,ya hitung2 abdi saya sebagai warga kota surabaya..,”
Jalan Berlobang
Allahu akbar…!!!! Masih ada orang seperti bapak ini di surabaya..,

Bapak tua ini jg berkata tentang lika-liku nya menutp jalan yg berlubang ” saya sering di olok2 sama teman2 seprofesi tukang becak” wes pak de, gak onok sing mbayari kok yo dilakoni ae” gak kiro direken lha karo wong2 nduwuran pemerintah kota..opo maneh bu risma..istirahat ae sampeyan wes tuek”
Batu dimuat di becak si bapak
tukang-becak Hahahaha, bapak tua ini tertawa kecil dan sering menjawab demi kemanusiaan saja,klo ada yg kejeglong trus kecelakaan gimana??? iya klo musim panas trus klo banjir??? kan gak kelihatan.., sudah gpp klo jalan nya gak berlubang semua yg lewat kan jg enak
Jalan setelah ditambal
Iki lho rek,, abdi ne wong asli suroboyo masio gak dibayar,gak direken uwong,tp sek dilakoni gawe keamanan dalan..
Yang masih penasaran sama hasilnya pak tua tukang becak ini bisa lihat di depan itc pas ada jalan berlubang yg sdh ditutup sekitar 3 lubang..trus rel semut arah ke pecindilan,sama gembong tebasan,sampai tambak adi.
    Profil bapak tua ini:
    Nama: Abdul sukur
    Alamat: jln tambak segaran barat gang 1 nmer 27
    Biasa mangkal di depan ITC pas pintu masuk..
    Biasa di panggil pak dul..
Mudah-mudahan ada bapak/ibu pejabat yang baca postingan saya dan memberi beliau penghargaan atas kerja keras beliau selama ini.
Read more ...

Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini
Cpx24.com CPM Program

Artikel Menarik Lainnya

Copyright © 2017 | Designed By Afif Ma'ruf Yulfriza